• Home »
  • Info BUMN »
  • PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Membukukan Laba Meningkat 60 Persen Lebih

PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Membukukan Laba Meningkat 60 Persen Lebih

Share
Advertisement

Laba PT IntiLaba PT Inti – PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) menyatakan bahwa laba perusahaan pada tahun lalu berhasil meningkat 60,01 persen dari tahun sebelumnya.

“Laba bersih kami sebesar Rp16,69 miliar pada tahun 2012, sedangkan laba pada 2011 hanya Rp10,43 miliar,” ujar Direktur Utama PT INTI, Tikno Sutikna, usai rapat umum pemegang saham di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa 9 April 2013.

Tikno menjelaskan, pendapatan perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang telekomunikasi ini mencapai Rp1,23 triliun pada 2012. “Untuk 2013 ini, kami menargetkan Rp2,3 triliun,” kata dia.

Demi mencapai target pendapatannya, INTI mengandalkan proyek-proyek strategisnya. Beberapa di antaranya adalah proyek PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

“Saat ini, kami siap menjalankan proyek TITO (trade in trade off) dan FTTH (fiber to the home) Greenfield. Kedua proyek ini adalah proyek Telkom. Selain itu, INTI juga siap menggarap proyek proyek monitoring dan pengendalian (SMP) BBM bersubsidi milik Pertamina,” kata Tikno.

Proyek TITO adalah upaya modernisasi jaringan telekomunikasi kabel tembaga menjadi fiber optik di kawasan existing, sedangkan FTTH adalah proyek pngadaan dan pemasangan outside plant (OSP) untuk kawasan pelanggan dan perumahan baru. Ini berfungsi untuk meningkatkan bandwidth.

“Mereka bisa mengakses internet lebih cepat, misalnya menonton youtube. Itu karena kabelnya dipasang di rumah,” tutur Tikno. (asp)

Share