• Home »
  • BUMN »
  • Obat dan Alkes Murah Dipersiapkan BUMN Farmasi Guna Menyambut BPJS

Obat dan Alkes Murah Dipersiapkan BUMN Farmasi Guna Menyambut BPJS

Share
Advertisement

Kimia FarmaObat Murah BPJS – Sejumlah sarana prasarana jelang efektifnya BPJS dipastikan bakal tersedia mnyambut akan diterapkannya Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan, perusahaan farmasi mulai bersiap-siap memberikan dukungannya.

PT Kimia Farma (Persero) Tbk melaporkan siap memberikan dukungan berupa penyediaan sejumlah apotek dan klinik bari di seluruh Indonesia. Pada 2013, perseroan telah mendirikan 100 apotek dan 100 klinik baru di di Tanah Air. Kimia Farma juga menargetkan mengoperasikan klinik hingga 1000 unit pada 2018.

Melalui anak usahanya, PT Kimia Farma Apotek, perusahaan terus mengembangkan bisnis dengan memperkuat jaringan layanan ritel farmasi dengan konsep layanan ritel farmasi One Stop Health Care Solution (OSHcS) dan layanan kesehatan terpadu, mulai dari layanan klinik, layanan laboratorium klinik, layanan apotek, dan layanan kesehatan lainnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Kimia Farma berharap bisa meningkatkan pangsa pasar perusahaan di bisnis farmasi. Selain itu, pendapatan satu klinik milik perusahaan diperkirakan meningkat menjadi Rp 600 juta per per bulan seiring berlakunya BPJS.

“Coba dikalikan saja 600 juta dikalikan 200 klinik yang kita punya berapa? dan Kimia Farma bisa saving 25-30%,” ungkap Direktur Utama Rusdi Rosman Kimia Farma dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/12/2013).

Selain Kimia Farma, dukungan juga akan diberikan PT Phapros Tbk dalam bentuk pengembangan produk implan. Produk implan hasil kolaborasi LIPI dan Dokter Spesialis Beda Orthopedi, ini merupakan alat kesehatan atau seperti tulang buatan yang digunakan untuk menyambung tulang yang patah.

Diakui Phapros, pelaksanaan BPJS tentunya akan berpengaruh pada kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan yang berkualitas dengan harga terjangkau akan semakin meningkat.

“Diprediksi harga implan ini nantinya bisa lebih murah antara 30% sampai dengan 40% dari harga implan yang ada dipasaran saat ini,” kata Direktur Pemasaran PT Phapros Tbk, Syamsul Huda dalam keterangan tertulisnya.

Share