Lowongan Pegawai BLUD RSUD Sumedang

Share

RSUD SumedangLowongan Kerja BLUD RSUD Sumedang – www.pusatinfocpns.com – RSUD Kab. Sumedang merupakan sebuah rumah sakit umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia yang terletak di ibukota kabupaten Sumedang. Rumah sakit Kab Sumedang merupakan salah satu dari tiga rumah sakit di kabupaten Sumedang (dua diantaranya Rumah Sakit Swasta).

Pada tanggal 1 April 2009 RSU Unit Swadana Daerah Kabupaten Sumedang ditetapkan sebagai satuan kerja yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) Status Penuh berdasarkan Peraturan Bupati Sumedang nomor 47 Tahun 2009.

Sejarah RSUD Kab Sumedang

Sebelum tahun 1920, dr. Leimena pernah menjadi dokter di Sumedang bukan sebagai dokter pemerintah melainkan sebagai dokter zending yang tempatnya di Jalan Raya (Sekarang Gudang Pupuk Pusri, Jalan Geusan Ulun Sumedang).

Kurang lebih antara tahun 1920-1930 dr. Djoenjoenan bertugas di Sumedang, sekitar sebelum tahun 1932 di Sumedang ada garnisun tentara Hindia Belanda dimana terdapat seorang militer Belanda yang juga bertugas untuk mengurus kesehatan rakyat. Untuk itu maka di dalam Kota Sumedang dibangun sebuah Rumah Sakit yang kemudian dikenal sebagai rumah sakit sederhana yang dicat hitam (hideung) sehingga rumah sakit ini kemudian dikenal dengan Rumah Sakit Hideung, yang bertempat di Ciuyah (sekarang bernama Jalan Kartini).

Disamping adanya Rumah Sakit Hideung, adapula barak cacar yang bertempat di Cipameungpeuk (sekarang dipakai terminal), tanah dan bangunan tersebut sebenarnya adalah kepunyaan kesehatan. Pada tahun 1932, Garnisun Tentara Hindia Belanda dibubarkan dan dokter militer-nyapun dipindahkan pula, setelah itu kesehatan di daerah Sumedang hanya dipegang oleh seorang Mantri (Mantri Aan) dibantu oleh seorang pembantu yang mengurus poliklinik, sedang perawatan, di Rumah Sakit Hideung ditiadakan.

Sejak itu didatangkan seorang dokter dari Bandung yaitu dr.R.Gadroen, yang datang seminggu 2 kali yaitu pada hari selasa dan hari sabtu. Dimana pada hari Selasa selain mengunjungi Sumedang juga mengunjungi Poliklinik Situraja dan Darmaraja, sedangkan hari Sabtu selain mengunjungi Sumedang juga mengunjungi Poliklinik Legok dan Paseh.

Pada tahun 1934 Regentschap mengangkat dr.M.Djoenaedi sebagai dokter pembantu dan pada tahun 1935 dia diangkat sebagai dokter pemerintah diperbantukan pada Regentschap Soemedang. Sejak itu di rumah sakit diadakan lagi secara sederhana dengan perubahan beberapa pegawai dan dr.R.Gadroen tidak lagi ke Sumedang.

Pada tahun 1944 sesudah tentara Jepang masuk ke Indonesia didirikan rumah sakit di sayuran (tempat RSU Sumedang sekarang) yang didirikan susah payah, dimana dulunya ada sekolah dua kelas. Pada saat itu Dinas Kesehatan bersatu dengan rumah sakit dan pada tahun 1945 rumah sakit tersebut baru selesai dan sangat besar sekali bantuannya pada saat revolusi.

Pada tahun 1947 waktu tentara Belanda menyerang dan masuk ke kota dipergunakan untuk asrama tentara Belanda dan penampungan untuk tentara yang celaka pada waktu bertempur. Setelah Belanda menguasai Situraja maka semua pegawai ditangkap oleh tentara Belanda dan mereka dikirim ke Sumedang, kemudian Belanda menyerahkan RS tersebut kepada Pemerintah Indonesia yang pada waktu itu bernama Negara Pasoendan. Sumedang (Agresi Militer I) atas perintah militer maka RS ditinggalkan sedangkan pegawainya mengungsi ke Situraja. Selama 3 bulan RS

Tanggal 15 Maret 1953 didirikan Kantor Dinas Kesehatan tersendiri yang terpisah dari rumah sakit, maka sejak pemisahan itulah rumah sakit diadakan perubahan-perubahan dan perluasan lahan.

Dengan terbitnya Kepres Nomor 38 Tahun 1992 tentang Penetapan RS sebagai Unit Swadana, maka dengan dasar Perda Nomor 2 tahun 1993 tanggal 23 Februari 1993, SK Mendagri Nomor 445/2005/PUOD tanggal 25 Mei 1993 tentang Uji Coba Unit Swadana RSU Kabupaten Sumedang. Dan sejak tanggal 1 Juli 1993 RSU Kabupaten Sumedang resmi menjadi RSU Unit Swadana Daerah. Selanjutnya seiring dengan berjalannya waktu, didasarkan oleh SK Menteri Kesehatan Nomor 150/Menkes/SK/X/2003 tanggal 27 Oktober 2003, dan ditetapkan oleh SK Bupati Sumedang Nomor 445/Kep.270- RSUD/2003 pada tanggal 3 Desember 2003 RSU Unit Swadana Daerah Kabupaten statusnya berubah menjadi RS Tipe B Non Pendidikan.

Kemudian untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan profesionalisme di bidang kesehatan, maka pengelolaan RSU ini diarahkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah. Sejak tanggal 1 April 2009 yang dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 47 tahun 2009. Kebijakan tersebut merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam memberikan kewenangan otonomi yang lebih luas kepada unit-unit pelayanan tertentu khususnya Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumedang yaitu untuk menyelenggarakan manajemen secara mandiri, sehingga diharapkan nantinya mampu merespon kebutuhan masyarakat secara tepat, cepat dan fleksibel.

RSUD Kab. Sumedang sudah menggunakan Sistem Komputerisasi dari mulai pengambilan Nomor Pendaftaran (Antrian) sampai Sistem Akuntasi. Yang membanggakan, sistem komputer ini bukan hasil pembelian dari pihak ketiga melainkan dikerjakan langsung oleh Karyawan Rumah Sakit sendiri, sehingga bila terjadi error bisa segera diatasi tidak perlu menunggu lama dan tergantung pada pihak ketiga

Kontak RSUD Sumedang
RSUD Kabupaten Sumedang
Jl. Palasari No. 80
Jl. P. Geusan Ulun No.41
Sumedang
Telp : (0261) 201021
Fax : (0261) 204970
e-mail: [email protected]

Rekrutmen Pegawai BLUD Non Pegawai Negeri Sipil RSUD Sumedang

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumedang akan melaksanakan rekrutmen pegawai BLUD non PNS dengan ketentuan sebagai berikut :

Formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan :

  1. Dokter Umum (6 Orang) = S1 Kedokteran Umum / Profesi
  2. S1 Keperawatn Ners (9 Orang) = S1 Kep Ners
  3. Apoteker (4 Orang)= Apoteker
  4. D3 Gizi (3 Orang) = D3 Gizi
  5. D3 Anestesi (3 Orang) = D3 Anestesi
  6. D3 Farmasi (8 Orang) = D3 Farmasi

Deskripsi Pekerjaan

Persyaratan Umum :

  • Warga Negara indonesia diutamakan mempunyai kartu tanda penduduk kabupaten Sumedang yang masih berlaku
  • Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Umur setinggi tingginya 35 tahun terhitung pada tanggal 1 april 2016
  • Mempunyai kualifikasi pendidikan sebagaimana dalam lampiran 2
  • surat lamaran ditulis tangan sendiri dengan tinta hitam ditujukan kepada Direktur RSUD Sumedang (tanpa materai)
  • Sehat jasmani dan mental dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter pemerintah
  • Mempunyai kelakuan baik dibuktikan dengan photocopy sah (dilegalisir) surat catatan kepolisian (SKCK) dari polres setempat (disampaikan setelah dinyatakan lolos seleksi akhir)
  • terdaftar sebagai pencari kerja dibuktikan dengan kartu tanda bukti pendaftaran pencari kerja / kartu kuning / AK1 dari dinas tenaga kerja setempat
  • Surat pernyataan tidak menuntu diangkat menjadi pegawai tetap atau calon pegawai negeri sipil
  • Surat pernyataan tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai negeri atau pegawai swasta
  • Surat pernyataan bersedia tidak terikat kontrak kerja dengan pihak lain
  • Mempunyai keahlian komunikasi yang baik

Mekanisme Seleksi

  • Pelamar mengisi form e-rekrutmen di website rsudsumedang.com
  • Berkas lamaran diterima direktur RSUD sumedang tanggal 1-13 maret 2016
  • Pelaksanaan rekrutmen menggunakan sistem gugur pada setiap tahapan seleksi, pelamar yang berhak mengikuti ujian online , wawancara hanya dinyatakan lolols tahap seleksi sebelumnya

Materi Seleksi

Ujian Online meliputi

  • Pengetahuan Umum (PU)
  • Pengetahuan substansi (PS) sesuai formasi jabatan yang dilamar
  • Tes kesehatan mental

Ujian wawancara meliputi

  • Kepribadian
  • Kemampuan Berkomunikasi

Berkas lamaran

  1. Ijasah terakhir yang dilegalisir oleh pejabat berwenang
  2. Fotocopy Kartu tanda penduduk
  3. Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah
  4. SIP / STR masih berlaku
  5. Transkip nilai yang dilegalisir dan minimal IPK 2,75 (Negeri) 3,00 (swasta)
  6. Sertifikat keahlian BTCLS/PPGD, dan sertifikat lain

Berkas tambahan

  1. Surat lamaran bermaterai rp.6000
  2. Potocopy sah dilegalisir surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dari Polres setempat masih berlaku
  3. Kartu tanda bukti pendaftaran pencari kerja / Kartu kuning / AK 1 dari dinas tenaga kerja setempat
  4. Surat keterangan sehat jasmani , mental dan bebas narkoba dari dokter rumah sakit pemerintah
  5. Photo ukuran 3×4 6 buah

Situs Referensi

  1. www.rsudsumedang.com

Tata Cara Pengajuan Lamaran

Apabila anda tertarik dengan salah satu posisi jabatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumedang silakan daftarkan diri anda melalui situs kerja berikut :

Ketentuan Umum :

  • Lamaran dibuka hingga tanggal 13 Maret 2016.
  • Pelamar yang dinyatakan lulus pada seleksi akhir mengundurkan diri dikenakan sanksi tidak bisa mengikuti seleksi pengadaan pegawai pada kesempatan lainnya
  • Pelamar yang dinyatakan lulus pada seleksi akhir dinyatakan gugur akan digantikan pelamar berdasarkan urutan peringkat nilai sesuai formasi jabatan
  • Pengumuman hasil seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat

Info Lowongan Kerja BLUD RSUD Sumedang dikabarkan secara online oleh Pusat Info CPNS

Share