Lowongan Ditjen Kebudayaan Kemdikbud

Share

KemdikbudLowongan Kerja Penggiat Budaya Ditjen KemdikbudDirektorat Jenderal Kebudayaan – Ditjenbud adalah unsur pelaksana yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan, perfilman, kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, dan kebudayaan lainnya.

Tugas Direktorat Jenderal Kebudayaan seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 11 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan ialah mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan, perfilman, kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, dan kebudayaan lainnya. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473, Direktorat Jenderal Kebudayaan menjalankan fungsi:

  • Perumusan kebijakan di bidang kebudayaan, perfilman, kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, dan kebudayaan lainnya
  • Pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan dan pelestarian kesenian, sejarah, dan tradisi
  • Pelaksanaan kebijakan di bidang peningkatan pemahaman nilai-nilai kesejarahan dan wawasan kebangsaan
  • Pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan lembaga kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pengelolaan cagar budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan museum nasional,pembinaan dan perizinan perfilman nasional, promosi, diplomasi, dan pertukaran budaya antar daerah dan antar negara, serta pembinaan dan pengembangan tenaga kebudayaan
  • Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kebudayaan, perfilman, kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, dan kebudayaan lainnya
  • Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang kebudayaan, perfilman, kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, dan kebudayaan lainnya
  • Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang kebudayaan, perfilman, kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, warisan budaya, dan kebudayaan lainnya
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kebudayaan dan
  • Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.

Bentuk kelembagaan bidang kebudayaan dalam Kabinet Pembangunan VII tidak mengalami perubahan, meskipun terjadi ‘kerancuan’ karena dibentuk 2 departemen dengan bidang sasaran kegiatan yang sama-sama, yaitu kebudayaan. Kedua departemen itu adalah (1) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan (2) Departemen Pariwisata, Seni dan Budaya. Pembagian tugas antara kedua departemen itu dibatasi dengan kriteria “hulu”dan “hilir”.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menitikberatkan misinya untuk melakukan pembinaan, pengembangan, perlindungan dan pemanfaatan kebudayaan atau diistilahkan menangani kegiatan yang bersifat “hulu”. Sementara itu, Departemen Pariwisata, Seni dan Budaya menitikberatkan misinya untuk memanfaatkan kekayaan budaya bang sa sebagai obyek daya tarik bagi para wisatawan, baik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus) atau diistilahkan menangani kegiatan yang bersifat “hilir”.

Posisi Direktorat Jenderal Kebudayaan dalam Departemen Pendidikan dan Kebudayaan masih tetap sama seperti sebelumnya. Demikian pula halnya dengan struktur organisasi mulai dari tingkat Pusat hingga ke tingkat Daerah masih tetap sama. Struktur kelembagaan Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas: (1) Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan (2) Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional (3) Direktorat Kesenian (4) Direktorat Permuseuman (5) Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala (6) Direktorat Pembinaan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Di samping itu, Direktorat Jenderal Kebudayaan membina secara teknis keberadaan Pusat-pusat, yaitu: (1) Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (2) Pusat Penelitian Arkeologi Nasion a I. Di tingkat Daerah, struktur organisasi juga masih tetap sama, yaitu terdiri atas bidang-bidang: (1) Bidang Kesenian (2) Bidang Permuseuman dan Kepurbakalaan (3) Bidang Sejarah dan Nilai Tradisional.

Selanjutnya, di tingkat Kabupaten/Kota Madia, terdapat Seksi Kebudayaan. Unit ini mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan dan pengembangan seluruh aspek kebudayaan, yaitu : Nilai Budaya, Kesenian, Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Permuseuman, Kebahasaan dan Kesastraan, serta Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, di seluruh wilayah Kabupaten/Kota Madia. Sementara itu, untuk tingkat Kecamatan terdapat jabatan yang disebut Penilik Kebudayaan. Unit ini mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan dan pengembangan segala aspek kebudayaan Nilai Budaya, Kesenian, Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Permuseuman, Kebahasaan dan Kesastraan, serta Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, di seluruh wilayah Kecamatan.

Bila dibandingkan dengan bobot tanggung jawab di tingkat provinsi yang memiliki tiga bidang dan seksi-seksi, maka bobot tanggung jawan di tingkat kabupaten/kotamadia dan kecamatan cukup berat, karena pada kedua unit itu tidak dilengkapi dengan staf yang cukup. Pada keduanya tidak dilengkapi dengan subseksi atau urusan, bahkan tidak jarang mereka hanya bekerja seorang diri. Dalam tahun 1999 dibentuk Kabinet Reformasi, dan terjadi perubahan nomenklatur di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Nama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang lahir sejak tahun 1966, diganti menjadi Departemen Pendidikan Nasional. Meskipun ada perubahan, namun posisi Direktorat Jenderal Kebudayaan masih dapat dipertahankan tetap ada dan bersatu dengan bidang pendidikan, tetapi dalam struktur organisasinya mengalami perubahan agar tidak terjadi kerancuan dengan susunan organisasi dan nomenklatur di Departemen Pariwisata, Seni dan Budaya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 11 Tahun 2015, Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas:

  1. Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan
  2. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman
  3. Direktorat Kesenian
  4. Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi
  5. Direktorat Sejarah
  6. Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya

Kontak Ditjen Kebudayaan Kemdikbud

Komplek Kemdikbud Gedung E Lt. 4
Jl. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta 10270
Email: [email protected]

Pengumuman
Rekrutmen Penggiat Budaya
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan membuka kesempatan bagi putra/putri terbaik daerah lulusan S1 semua jurusan dalam rangka mendukung program pelestarian kebudayaan untuk menjadi :

  1. Calon Penggiat Budaya

Deskripsi Pekerjaan

  • Penggiat Budaya adalah orang yang ditugaskan Direktorat Jenderal Kebudayaan di daerah dalam rangka menyampaikan akses informasi kebudayaan, mengonsolidasikan hal-hal yang berkaitan dengan bidang kebudayaan, dan melakukan pencatatan data kebudayaan.

Persyaratan :

  • Bersatus Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Penempatan akan diutamakan sesuai dengan provinsi penugasan yang tertera pada KTP. Bersedia ditempatkan di Kab/Kota pada provinsi penugasan sesuai KTP
  • Tidak sedang terikat kerja di instansi/perusahaan lain selama masa kerja sebagai Penggiat Budaya
  • Pendidikan minimal S-1 semua jurusan
  • IPK minimal 2.75 dari skala 4.00
  • Usia antara 25 s.d 40 tahun (per 30 April 2017)
  • Memiliki Smartphone yang dilengkapi fitur GPS dan mampu mengoperasionalkan komputer
  • Memiliki pengalaman berorganisasi di bidang kebudayaan
  • Memiliki SIM C dan sepeda motor
  • Menjadi peserta BPJS aktif
  • Memiliki akun email aktif
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh pihak yang berwajib/POLRI yang masih berlaku
  • Surat keterangan sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba dari rumah sakit
  • Surat Pernyataan Keaslian Dokumen bermaterai Rp 6.000,00 yang menyatakan bahwa semua dokumen yang dikirimkan benar adanya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tugas Penggiat Budaya

  1. Menyampaikan akses informasi Kebudayaan
  2. Mengonsolidasikan hal-hal yang berkaitan dengan bidang Kebudayaan
  3. Pencatatan data kebudayaan berupa entitas data pokok kebudayaan

Situs referensi

  1. www.ditjen.kemdikbud.go.id
  2. www.kemdikbud.go.id

Tata Cara Melamar

Bila Anda berminat dan memenuhi persyaratan, silakan melakukan pendaftaran sebagai Penggiat Budaya 2017 pada laman :

Kemudian mengunggah dokumen pada laman di atas dalam format (.jpeg, .jpg, .doc, .docx, .pdf) dengan ukuran maksimal 200 Kb per file, yaitu :

Tahap I :

  1. Surat Lamaran yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  2. Daftar Riwayat Hidup
  3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  4. Ijazah Terakhir
  5. Transkrip Nilai
  6. Pas Foto terbaru (ukuran 4×6)
  7. Surat Pernyataan Keabsahan Data

Tahap II :

  1. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  2. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani
  3. Surat Keterangan Bebas Narkoba
  4. Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

Proses seleksi yang dilaksanakan meliputi :

  • Seleksi Administrasi, dilaksanakan bagi semua pelamar yang telah mendaftar pada sistem pendaftaran Penggiat Budaya
  • Seleksi Pengetahuan Umum substansi kebudayaan dan Psikotes, dilaksanakan bagi semua pelamar yang memenuhi persyaratan sebagaimana tertuang dalam tata cara pendaftaran. Seleksi dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) online dan
  • Seleksi Wawancara, dilaksanakan secara online.

Jadwal Pelaksanaan :

  1. Pengumuman dan Penerimaan Berkas Tahap I : 10 – 20 April 2017
  2. Pengumuman Lolos Seleksi Administrasi : Senin, 24 April 2017
  3. Tes Pengetahuan Umum dan Psikotes : Rabu, 26 April 2017
  4. Pengumuman Hasil Tes Pengetahuan Umum dan Psikotes : Jum’at, 28 April 2017
  5. Penerimaan Berkas Tahap II : 29 April – 5 Mei 2017
  6. Seleksi Wawancara : 1 – 9 Mei 2017
  7. Pengumuman Kelulusan Akhir : Rabu, 10 Mei 2017
  8. Kontrak Kerja dan Pembekalan : 15 Mei – 24 Mei 2017
  9. Penempatan Penggiat Budaya ke Lokasi : 2 Juni 2017

Ketentuan Umum :

  • Tata cara unggah dokumen Tahap Kedua akan diumumkan saat Pengumuman Hasil Tes Pengetahuan Umum dan Psikotes pada tanggal 28 April 2017
  • Peserta yang telah sukses melakukan pendaftaran akan mendapatkan email konfirmasi dari [email protected]
  • Pengumuman Hasil Seleksi selanjutnya akan disampaikan melalui laman http://kebudayaan.kemdikbud.go.id.
  • Lokasi Penempatan : Penggiat Budaya 2017 akan ditempatkan di 164 Kabupaten/Kota yang dikonsentrasikan pada daerah 2T (Terluar dan Terdepan).
  • Masa kerja : Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 7 (tujuh) bulan, terhitung sejak Juni 2017 hingga Desember 2017, dan akan diperpanjang sampai dengan Desember 2018 setelah dilakukan evaluasi kinerja Penggiat Budaya.
  • Untuk mengikuti setiap tahapan dalam seluruh proses penerimaan Penggiat Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan, PELAMAR TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN. Pelamar dimohon tidak terpancing oleh tawaran dari oknum/pihak manapun yang mengaku dapat membantu meloloskan untuk dapat diterima sebagai Penggiat Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan.
  • Informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi laman : Sumber

Info Lowongan Kerja Penggiat Budaya dikabarkan secara online oleh Pusat Info CPNS

Share