Lowongan CPNS BIN – Badan Intelijen Negara

Share
Advertisement

Formasi Lowongan CPNS BIN – Badan Intelijen Negara – BIN adalah lembaga pemerintah nonkementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang intelijen. Kepala BIN sejak 19 Oktober 2011 adalah Marciano Norman.

BIN
BIN

Badan Intelijen Negara cikal-bakalnya ada di masa pendudukan Jepang, tahun 1943. Pada masa itu, Jepang mendirikan versi lokal lembaga intelijen yang terkenal dengan sebutan Sekolah Intelijen Militer Nakano. Mantan tentara Pembela Tanah Air (PETA), Zulkifli Lubis, merupakan lulusan sekaligus Komandan Intelijen pertama kaum republikan.

Paska kemerdekaan, Agustus 1945, Pemerintah Indonesia mendirikan badan intelijen republik yang pertama, yang dinamakan Badan Istemewa. Kolonel Zulkifli Lubis kembali memimpin lembaga itu bersama sekitar 40 mantan tentara Peta yang menjadi penyelidik militer khusus. Setelah memasuki masa pelatihan khusus intelijen di daerah Ambarawa, awal Mei 1946 sekitar 30 pemuda lulusannya menjadi anggota Badan Rahasia Negara Indonesia (Brani). Lembaga ini menjadi payung gerakan intelijen dengan beberapa unit ad hoc, bahkan operasi luar negeri.

Pada bulan Juli 1946, Menteri Pertahanan (Menhan) Amir Sjarifuddin membentuk Badan Pertahanan B yang dikepalai seorang mantan komisioner polisi. Alhasil, 30 April 1947 seluruh badan intelijen digabung di bawah Menhan, termasuk Brani menjadi Bagian V dari Badan Pertahanan B.

Pada tahun 1949 Menteri Pertahanan Sri Sultan HB IX tidak puas dengan Kinerja dan performa Intelijen saat itu berjalan sendiri-sendiri tidak terkordinasi dengan baik, maka Sri Sultan HB IX membentuk Dinas Chusus (DC), yang diharapkan mampu menghadapi tantangan ancaman negara dan bangsa kedepan, serta mampu menjaga NKRI. Program rekruitmen DC merupakan program Intellijen dari kader-kader Sipil Non Militer pertama di Indonesia yang dilatih oleh Central Intelligence Agency Amerika Serikat (CIA), Para calon-calon Itellijen dikirim ke Pulau Saipan Filipina untuk mengikuti program pelatihan hingga beberapa angkatan yang kemudian pelatihannya diteruskan di Indonesia, para alumni ditempatkan di berbagai operasi Klandestein yang sangat tertutup dan mampu menembus jantung musuh seperti operasi (Trikora, Dwikora, G30. S PKI, dll). DC dikenal dengan nama samaran Ksatria Graha yang merupakan kader-kader Intelijen profesional terlatih, yang merupakan bagian penting yang tak dapat dilepaskan dari sejarah intellijen Indonesia.

Pada awal tahun 1952, Kepala Staf Angkatan Perang, T.B. Simatupang, menurunkan lembaga intelijen menjadi Badan Informasi Staf Angkatan Perang (BISAP). Akibat persaingan di tubuh militer, sepanjang tahun 1952-1958, seluruh angkatan dan Kepolisian memiliki badan intelijen sendiri-sendiri tanpa koordinasi nasional. Maka pada 5 Desember 1958, Presiden Soekarno membentuk Badan Koordinasi Intelijen (BKI) dengan Kolonel Laut Pirngadi sebagai kepala.

Selanjutnya, 10 November 1959, BKI menjadi Badan Pusat Intelijen (BPI) yang bermarkas di Jalan Madiun, yang dikepalai oleh DR Soebandrio. Di era tahun 1960-an hingga akhir masa Orde Lama, pengaruh Soebandrio pada BPI sangat kuat diikuti perang ideologi Komunis dan non-Komunis di tubuh militer, termasuk intelijen.

Sejak 1945 s/d sekarang, organisasi intelijen negara telah berganti nama sebanyak 6 (enam) kali :

  1. BRANI (Badan Rahasia Negara Indonesia).
  2. BKI (Badan Koordinasi Intelijen).
  3. BPI (Badan Pusat Intelijen).
  4. KIN (Komando Intelijen Negara).
  5. BAKIN (Badan Koordinasi Intelijen Negara).
  6. BIN (Badan Intelijen Negara).

Susunan organisasi BIN

Susunan organisasi BIN telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2010, menggantikan Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2005. Berdasarkan perpres tersebut, susunan organisasi BIN terdiri dari:

  1. Kepala
  2. Wakil Kepala
  3. Sekretariat Utama
  4. Deputi Bidang Luar Negeri
  5. Deputi Bidang Dalam Negeri
  6. Deputi Bidang Kontra Intelijen
  7. Deputi Bidang Ekonomi
  8. Deputi Bidang Teknologi
  9. Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi
  10. Deputi Bidang Pengolahan dan Produksi
  11. Inspektorat Utama
  12. Staf Ahli Bidang Ideologi
  13. Staf Ahli Bidang Politik
  14. Staf Ahli Bidang Hukum
  15. Staf Ahli Bidang Sosial Budaya
  16. Staf Ahli Bidang Pertahanan dan Keamanan
  17. Pusat
  18. Unit Intelijen Wilayah

Kontak BADAN INTELIJEN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Jl. Seno Raya, Pejaten Timur – Pasar Minggu.
JAKARTA SELATAN

PENGUMUMAN
Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Badan Intelijen Negara (BIN)
Formasi Tahun Anggaran 2014

Dalam rangka pelaksanaan Reformasi Birokrasi dibidang manajemen SDM aparatur dan mewujudkan reformasi sistem pengadaan Aparatur Sipil Negara berbasis kompetensi, yang dilaksanakan secara transparan, objektif, kompetitif, akuntabel, tidak diskriminatif, dan bebas dari praktek KKN maka Badan Intelijen Negara – BIN akan mengadakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun Anggaran 2014.

Formasi CPNS BIN 2014

JABATAN PENDIDIKAN GOL./RUANG
Analis Bahan Keterangan S1 Agen Intelijen III/a
S1 Analis Intelijen III/a
S1 Antropologi III/a
S1 Ekonomi Akuntansi III/a
S1 Ekonomi Manajemen III/a
S1 Ilmu Ekonomi/Ekonomi Studi Pembangunan III/a
S1 Ilmu Hukum III/a
S1 Ilmu Komunikasi III/a
S1 Ilmu Politik/Ilmu Pemerintahan III/a
S1 Pertanian III/a
S1 Sosiologi III/a
Analis Intelijen S2 Hubungan Internasional III/b
S2 Ilmu Politik III/b
S2 Manajemen Industri III/b
S2 Manajemen Keuangan III/b
S2 Manajemen Transportasi III/b
S2 Manajemen Komunikasi III/b
S2 Ilmu Komunikasi III/b
S2 Akuntansi III/b
S2 Ilmu Komputer III/b
S2 Kajian Pertahanan III/b
S1 Administrasi Niaga III/a
S1 Agama Islam/Ilmu Syariah III/a
S1 Desain Komunikasi Visual III/a
S1 Ekonomi Syariah III/a
S1 Hubungan Internasional III/a
S1 Ilmu Agama III/a
S1 Ilmu Hukum III/a
S1 Ilmu Hukum/ Hukum Internasional III/a
S1 Ilmu Kelautan III/a
S1 Ilmu Komputer/Teknik Informatika III/a
S1 Ilmu Komunikasi III/a
S1 Ilmu Politik/Ilmu Pemerintahan III/a
S1 Ilmu Sosiatri III/a
S1 Kehutanan III/a
S1 Perikanan III/a
S1 Pertanian III/a
S1 Pertanian (Agraria/ Ilmu Tanah) III/a
S1 Peternakan III/a
S1 Psikologi III/a
S1 Sastra Arab III/a
S1 Sastra Cina III/a
S1 Sastra Indonesia III/a
S1 Sastra Inggris III/a
S1 Sastra Korea III/a
S1 Sastra Perancis III/a
S1 Sastra Portugis, Sastra Spanyol III/a
S1 Sastra Rusia III/a
S1 Sistem Informasi/Manajemen Informatika III/a
S1 Teknik Elektro III/a
S1 Teknik Lingkungan III/a
S1 Teknik Mesin III/a
S1 Teknik Pertambangan III/a
S1 Teknologi Pertanian III/a
Analis Kebutuhan Logistik Intelijen S1 Ilmu Ekonomi/Ekonomi Studi Pembangunan III/a
S1 Statistika III/a
S1 Ilmu Hukum III/a
Analis Kebutuhan Personel S1 Ilmu Manajemen III/a
S1 Psikologi III/a
Evaluator Kegiatan & Operasi S2 Hubungan Internasional III/b
S1 Ilmu Hukum III/a
S1 Ekonomi Manajemen III/a
S1 Ilmu Komunikasi III/a
Pengelola Jabatan Fungsional S1 Administrasi Negara III/a
S1 Ilmu Politik/Ilmu Pemerintahan III/a
Analis Kerjasama S2 Psikologi Pendidikan III/b
Pengadministrasi Umum D3 Manajemen Informatika/Sistem Informasi II/c
D3 Teknik Komputer/Sistem Komputer II/c
D3 Administrasi Perkantoran II/c
D3 Teknik Komputer/Sistem Komputer II/c
Pengadministrasi Pelayanan Khusus D3 Sekretaris II/c
Pengadministrasi Senjata Api & Amunisi D3 Teknik Mesin II/c
Pengelola Perpustakaan S1 Perpustakaan III/a
Pengelola Bahan Keterangan D3 Administrasi II/c
D3 Broadcast II/c
D3 Fotografi II/c
D3 Geografi/Geodesi II/c
D3 Keuangan II/c
D3 Komunikasi II/c
D3 Manajemen Informatika/Sistem Informasi II/c
D3 Pariwisata II/c
D3 Perbankan II/c
D3 Sastra Arab II/c
D3 Sastra Cina II/c
D3 Sastra Inggris II/c
D3 Teknik Elektro II/c
D3 Teknik Komputer/Sistem Informasi II/c
D3 Akuntansi II/c
Analis Hukum S2 Ilmu Hukum III/b
S1 Ilmu Hukum/Konsentrasi Hukum Tata Negara III/a
S1 Kriminologi III/a
Pembina Mental S2 Psikologi Klinis III/b
Pengadministrasi Keuangan D3 Akuntansi II/c
Analis Keuangan S1 Ekonomi Akuntansi III/a
Analis Diklat S1 Teknologi Pendidikan III/a
S2 Psikologi Pendidikan III/b
S1 Kurikulum Pendidikan III/a
S1 Manajemen Pendidikan III/a
Analis Program S1 Teknik Sipil III/a
Analis Anggaran S1 Ekonomi Akuntansi III/a
Penyusun Rencana Logistik S1 Ekonomi Akuntansi III/a
Teknisi Alat Elektro dan Alat Komunikasi D3 Teknik Elektro II/c
Pengelola Gedung D3 Teknik Sipil II/c
D3 Bangunan/Konstruksi II/c

PERSYARATAN UMUM.
a. Warga Negara Republik Indonesia, diutamakan pria.
b. Belum pernah menikah.
c. Usia (per 1 Desember 2014) maksimal :
1) 22 tahun untuk pelamar D.III;
2) 26 tahun untuk pelamar S.1;
3) 28 tahun untuk pelamar S.2.
d. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, calon anggota/anggota TNI/Polri, anggota dan/atau pengurus parpol.
e. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
f. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.
g. Sehat jasmani rohani dan tidak buta warna.
h. Tidak pernah terlibat penyalahgunaan narkoba.
i. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain.
j. Pelamar yang berasal dari perguruan tinggi dalam negeri harus terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dan yang berasal dari perguruan tinggi luar negeri harus mendapat pengesahan dari Ditjen Dikti Kemendikbud.
k. Memiliki IPK (skala 4) serendah-rendahnya:
1) 3,00 (tiga koma nol nol) bagi lulusan Perguruan Tinggi Negeri.
2) 3,30 (tiga koma tiga nol) bagi lulusan Perguruan Tinggi Swasta.
l. Memiliki latar belakang pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan.
m. Diutamakan memiliki jaringan yang luas atau pengalaman berorganisasi baik di bidang akademis maupun organisasi sosial kemasyarakatan.

PERSYARATAN ADMINISTRASI.
a. Surat lamaran ditulis tangan dengan tinta warna hitam dan ditandatangani pelamar di atas materai Rp. 6.000.-
b. Daftar riwayat hidup (cantumkan nomor telepon yang mudah dihubungi dan e-mail).
c. Foto copy ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang (surat keterangan lulus/ijazah sementara tidak berlaku).
d. Pasfoto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 cm = 4 lembar, 4 x 6 cm = 4 lembar.
e. Photo copy Akta Kelahiran.
f. Photo copy KTP yang masih berlaku.
g. Surat keterangan sehat jasmani dan jiwa yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter serta surat keterangan bebas narkoba dari Rumah Sakit Umum Pusat/Daerah.
h. Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Lurah.
i. Surat Pernyataan:
Bersedia tidak menikah selama 1 tahun sejak diangkat menjadi PNS dan tidak akan menikah dengan sesama Pegawai BIN.
Tidak akan menikah dengan seseorang berkewarganegaraan asing/tanpa kewarganegaraan.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain.
Bersedia mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
j. Photo copy Bukti/Kartu Registrasi

PENDAFTARAN PELAMAR

a. Setelah melakukan pendaftaran melalui portal nasional http://panselnas.menpan.go.id, pelamar akan memperoleh username dan password untuk mengakses portal http://sscn.bkn.go.id dalam rangka mengisi kelengkapan pendaftaran dan mencetak Kartu Registrasi.
b. Setelah mencetak Kartu Registrasi, pelamar segera mengirimkan berkas persyaratan administrasi yang dimasukkan dalam stofmap ukuran folio, dengan ketentuan
Untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan D.III:Stofmap warna Kuning.
Untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan S.1:Stofmap warna Biru.
Untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan S.2:Stofmap warna Merah.
c. Selanjutnya berkas persyaratan administrasi tersebut dimasukkan dalam amplop warna coklat ukuran folio dan pada sudut kiri atas ditulis kualifikasi pendidikan dan nomor telepon pelamar yang mudah dihubungi serta ditujukan kepada:

Kepala Biro Kepegawaian Badan Intelijen Negara
Jl. Seno Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan – 12510.

d. Berkas persyaratan administrasi selambat-lambatnya diterima Biro Kepegawaian BIN pada tanggal 10 September 2014.

Catatan

  • Tes TKD CPNS akan dilakukan dengan sistem CAT. Bahan latihan CAT CPNS : Klik Disini
  • Apabila telah dinyatakan lulus dan telah menyerahkan berkas untuk penetapan NIP kemudian mengundurkan diri maka dikenakan denda yang harus disetorkan oleh yang bersangkutan ke kas Negara.
  • Sumber

Lowongan CPNS BIN persembahan www.pusatinfocpns.com.

 

Share