Info CPNS Guru Bantu Kemenag

Share
Sponsored Links

CPNS Honorer Kemenag – Ketua Forum Silaturrohmi Guru Bantu (FSGB) Kementerian Agama Fatoni Musthofa, S.Pd menilai terjadi perbedaan perlakuan (diskriminasi) dalam pengangkatan CPNS antara Guru Bantu Kementerian Agama (Kemenag) dengan Guru Bantu Kemendikbud.

Akibatnya, 5.722 orang Guru Bantu Kemenag, kini nasibnya terkatung-katung karena belum masuk Data Base Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara Guru Bantu Kemendikbud, sudah masuk Data Base BKN dan diangkat menjadi CPNS. Bahkan, diantara Guru Bantu Kemendikbud yang diangkat CPNS itu, kini pangkatnya sudah III C.

Padahal, Guru Bantu Kemenag yang sama-sama mengabdi memajukan pendidikan di negeri ini sampai sekarang belum masuk Data Base BKN. “Seperti halnya Guru Bantu Kemendikbud, Guru Bantu Kemenag pun setiap bulan memperoleh honor dari APBN Rp500 ribu per orang.

Karena itu, para Guru Bantu Kemenag saat ini mendambakan diangkat CPNS, seperti halnya Guru Bantu Kemendikbud,” kata Fatoni Musthofa, S.Pd.

Fatoni Musthofa, S.Pd mengemukakan hal itu kemarin, saat bersilaturahmi dengan puluhan Guru Bantu Kemenag yang dihadiri Pengurus FSGB Jawa Tengah Ahmad Mustofa, S.Pd, Perwakilan FSGB Indramayu Mahmudi Lela, SH di Indramayu.

Menurut Fatoni Musthofa, S.Pd, FSGB sebagai organisasi Guru Bantu kemenag akan terus memperjuangkan nasib para Guru Bantu Kemenag agar bisa diangkat menjadi CPNS. Jumlah Guru Bantu Kemenag se-Indonesia yang belum masuk Data Base BKN seluruhnya 5.722 orang.

Tersebar di Jatim 2.244 orang, Jateng 2.783 orang, Jabar 362 orang, Sumut 30 orang, Kaltim 24 orang, Sumsel, 23 orang, Banten 52 orang dan Lampung 200 orang.

Ia menduga penyebab tak masuknya 5.722 orang Guru Bantu Kemenag ke dalam Data Base BKN itu karena adanya Peraturan Pemerintah (PP) No.48/2005 yang antara lain membatasi usia 36 – 40 tahun honorer ABPN dan mengabdi sekurang-kurangnya 5 tahun.

Sementara usia rata-rata Guru Bantu Kemenag 36 tahun ke atas dan mengabdi baru 4 tahun. Sehingga hal itu katanya dianggap Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) masuk dalam Data Base BKN.

Persoalannya, kata dia, para Guru Bantu Kemendikbud yang usia tua dan muda, semuanya bisa masuk Data Base BKN sebelum ada revisi PP No.48/2005. Sementara para Guru Bantu Kemenag tidak bisa masuk Data Base BKN.

“Atas adanya diskriminasi itu, Kami merindukan belas kasihan pemerintah termasuk Kemenag. TMK yang membuat kami gusar. Audisi dengan Kemenag sudah 2 kali, namun nasib para Guru Bantu Kemenag masih terkatung-katung.

Kami berniat meminta bantuan hukum Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyelesaikan masalah ini. Mengapa guru bantu Kemendikbud bisa masuk Data Base BKN, kami belum. Mengapa guru bantu Kemendikbud sudah diangkat CPNS, kami guru bantu Kemenag belum,” katanya.(taryani/d/poskotanews)

Share
Lowongan CPNS Sulsel 2015 Banyak Membutuhkan Guru dan Tenaga Kesehatan

Lowongan CPNS Sulsel 2015 Banyak Membutuhkan Guru dan Tenaga Kesehatan

Info CPNS Susel 2015 – Menyikapi rekrutmen CPNS 2015, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)

Rekrutmen CPNS 2015 Tetap Dilaksanakan

Rekrutmen CPNS 2015 Tetap Dilaksanakan

Kabar CPNS 2015 – Rencana penghentian sementara (moratorium) rekrutmen CPNS oleh kementerian PAN-RB selama

Jadwal Tes CPNS Madina Tanggal 10 Desember

Jadwal Tes CPNS Madina Tanggal 10 Desember

Tes CPNS Madina – Jadwal pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil

Follow Pusat Info CPNS agar tidak ketinggalan Info Terbaru...