Hasil Seleksi Administrasi CPNS DKI Meloloskan 5.687 Pendaftar

Share
Advertisement

DKIHasil Seleksi CPNS DKI – Sebanyak 5.687 pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) DKI dinyatakan lulus seleksi administrasi. Kelulusan tahap ini baru mengacu pada kelengkapan dan kesesuaian berkas persyaratan.

“Pendaftar online-nya sebanyak 9.131 peserta, berkas yang masuk 7.645 dan (peserta) yang lulus seleksi administrasi 5.687 orang,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga, kepada wartawan, Sabtu (4/10/2014).

Pendaftar yang tidak lulus administrasi, lanjut dia, mencapai 1.958 peserta. Persyaratan administrasi untuk mengikuti tes CPNS DKI antara lain adalah memiliki KTP yang masih berlaku serta ijazah, lalu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Luar Negeri minimal 2,70 dan lulusan Perguruan Tinggi Swasta minimal 3,00.

Selain itu, para peserta tes juga harus melampirkan sertifikat hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang dikeluarkan pada 2014, EPT dengan nilai minimum 400, TOEFL Prediction dengan nilai minimum 400, IELTS dengan nilai minimum 5,00; dan TOEIC dengan nilai minimum 600.

Terakhir, persyaratan usia. Apabila pelamar S2 Profesi, usia minimumnya 18 tahun maksimal 35 tahun per 1 September 2014. Kemudian S1 maksimum usianya 33 tahun, dan D-III usia maksimumnya 28 tahun per 1 September 2014.

“Mereka (peserta) yang tidak lulus administrasi itu karena melebihi persyaratan usia, nilai IPK nya kurang, ada yang menyertakan ijazah sementara, sertifikat TOEFL tidak terlampir, dan sebagainya,” kata Made.

Peserta yang lulus administrasi akan mengikuti tes kompetensi dasar berbasis computer assisted test (CAT). Ujian TKD itu akan dilaksanakan mulai Rabu (8/10/2014) hingga Senin (12/10/2014) di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Ujian TKD dibagi menjadi lima sesi, satu sesinya diberi waktu selama satu setengah jam, dengan jadwal tes mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB. Made menjelaskan, peserta wajib hadir satu jam sebelum ujian dimulai untuk registrasi.

Para peserta, kata Made, wajib membawa Kartu Peserta Ujian yang sudah ditempel pas photo berwarna ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar pada bagian lembar panitia dan lembar peserta dan KTP asli. Mereka juga wajib berpakaian sopan rapih pakai sepatu.

“Kalau kartu ujian dengan KTP tidak sesuai datanya, peserta kami nyatakan gugur,” imbuh Made. “Peserta jangan telat datang ke lokasi ujian, karena tidak bisa mengikuti ujian (bila telat).”

Share